mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
18 Oktober 2021

Cara Mudah Mengawetkan Ampas Tahu Dengan Cara Fermentasi

Proses melakukan fermentasi ampas tahu/foto: screenshot video youtube nadien farm/detikriau.id

“Ampas tahu biasanya dimanfaatkan untuk campuran pakan ternak pada budidaya ayam, bebek, sapi, kambing, ataupun keperluan lainnya”

Detikriau.id – Siasati tingginya kebutuhan biaya pakan olahan pabrikan, biasanya peternak mempergunakan sumber pakan alternatif yang mudah didapat, berkualitas serta harga yang relatif murah. Salah satunya adalah ampas tahu.

Mengutip disnak.jatimprov.go.id, pertumbuhan ternak yang diberi pakan ampas tahu, pertumbuhan akan lebih cepat dibandingkan yang tidak diberi.

Ditinjau  dari  komposisi  kimianya,  ampas  tahu  dapat  digunakan sebagai sumber protein. Kandungan protein dan lemak pada ampas tahu cukup tinggi, yaitu protein 8,66%; lemak 3,79%; air 51,63% dan abu 1,21%. maka sangat memungkinkan ampas tahu dapat diolah menjadi bahan makanan ternak (Dinas Peternakan Provinsi jawa Timur, 2011).

Ampas tahu juga mengandung unsur-unsur mineral mikro maupun makro yaitu untuk mikro; Fe 200-500 ppm, Mn 30-100 ppm, Cu 5-15 ppm, Co kurang dari 1 ppm, Zn lebih dari 50 ppm.

Namun kekurangannya, Kadar air yang tinggi pada ampas tahu dalam keadaan segar menyebabkan masa simpannya pendek. Biasanya setelah 2-3 hari, ampas tahu sudah berasa asam dan mulai membusuk, dan tentu tidak lagi disukai ternak.

Disamping cepat busuk, ampas tahu segar juga memiliki kandungan serat kasar yang tinggi yang kurang disukai ternak.

Salah satu cara untuk mengurangi kandungan serat kasar dan memperpanjang masa simpan ampas tahu adalah melalui proses fermentasi.

Lantas seperti apakah cara melakukan fermentasi ampas tahu?

Tonton video berikut ini:

 

 

1 thought on “Cara Mudah Mengawetkan Ampas Tahu Dengan Cara Fermentasi

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: