mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
28 Juli 2021

Kabar Gembira untuk Nakes, Insentif 2020 Segera Dibayar Pemerintah

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, dr Dante Saksono

Pekanbaru, detikriau.id – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, dr Dante Saksono menyebutkan bahwa pemerintah saat ini sudah menyediakan dana insentif bagi tenaga kesehatan yang menangani langsung pasien positif Covid-19. Namun untuk pencairan tersebut, masih menunggu audit yang dilakukan.

Pernyataan ini disampaikan dr Dante menanggapi keluhan beberapa tenaga kesehatan di Indonesia termasuk Riau yang menangani langsung pasien positif COVID-19 yang masih belum juga mendapatkan insentif.

“Uang untuk pembayaran insentif tenaga kesehatan itu sudah ada, hanya tinggal menunggu dari Kementerian keuangan yang saat ini masih dilakukan audit,” kata Wamenkes ketika melakukan kunjungan kerja di Pekanbaru, rabu (24/3/2021).

Lebih lanjut dikatakannya, dengan sedang dilakukannya audit dana insentif bagi tenaga kesehatan, maka dana insentif yang tertunda pada 2020 lalu akan segera terealisasi.

“Sedangkan untuk yang tahun 2021, akan kami lakukan rekonsiliasi lagi dengan berbagai macam aturan. Dimana kami akan melakukan pola gradasi yakni insentif akan diberikan lebih besar bagi tenaga kesehatan yang langsung berkontak dengan pasien positif Covid-19,” ujarnya.

Melalui dana Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), pemerintah telah menganggarkan Rp176,3 triliun di 2021, lebih tinggi dari Rp63,5 triliun di 2020, untuk penanganan kesehatan dan mitigasi mengatasi dampak COVID-19.

Anggaran yang berada di pagu belanja pemerintah pusat maupun transfer ke daerah tersebut antara lain dimanfaatkan untuk testing dan tracing, biaya perawatan, insentif tenaga kesehatan, program vaksinasi dan komunikasi.

Hingga 17 Maret 2021, realisasi belanja kesehatan Program PEN tersebut baru mencapai Rp12,4 triliun atau 7 persen dari pagu Rp176,3 triliun.

Sumber: MCR   Editor: dro

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: