mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
28 Oktober 2021

Dalih Untuk Biaya Persiapan Kelahiran Anak Pertama, Yudi Nekat Edarakan Uang Palsu

Tembilahan, detikriau.id – Unit Reskrim Polsek Kempas Polres Indragiri Hilir menangkap Yudi pelaku tindakpidana pemalsuan uang rupiah. Pria 19 tahun ini beralibi tindakan melawan hukum ini dilakukan untuk keperluan biaya persiapan kelahiran putra pertamanya.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas, AKP Warno menerangkan, penangkapan pelaku berawal dari kecuriaan Sudra Irawan (51) dengan uang kertas pecahan 100 ribu rupiah yang didapatkannya dari seseorang yang berbelanja rokok seharga Rp23 ribu di warungnya jalan Lintas Rengat – Tembilahan Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Kabupaten Inhil.

Seusai belanja, laki-laki yang belakangan diketahui bernama Yudi ini langsung meninggalkan warung. Saat hendak menyimpan uang tersebut ke laci, Dian baru merasa bahwa uang tersebut berbeda dari uang asli dan menyadari bahwa lembaran uang kertas tersebut palsu.

Didampingi temannya, Dian pun bergegas mengejar palaku. Beruntung Dian mendapatkan pelaku berada di sebuah warung lain kurang 2 kilometer dari warungnya, tepatnya di Sei Ara dan juga sedang melakukan transaksi jual beli.

Pelaku pencetak dan pengedaran uang palsu di Inhil/Foto: Arsip Polres Inhil

Dian dan temannya seketika mengamankan pelaku dan menghubungi Unit Reskrim Polsek Kempas.

Mendapat laporan, Unit Reskrim Polsek Kempas yang dipimpin Ipda Andrianto beserta anggota langsung melakukan penangkapan.

“setelah diinterogasi diketahui bahwa pelaku mencetak uang palsu tersebut dengan cara memfotokopi uang asli pecahan 100 ribu menjadi beberapa lembar disalah satu percetakan dengan menggunakan printer. Printer tersebut juga sudah kami sita sebagai barang bukti,” Ujar AKP Warno, senin (22/3)

Hasil pemeriksaan, pelaku mengakui bahwa Ia telah mengedarkan uang palsu tersebut sejak 2 bulan yang lalu, mulai Januari 2021 hingga saat pelaku ditangkap, dan telah mengedarkannya di wilayah Guntung Kecamatan Kateman, Kec Tembilahan dan Kec Tembilahan Hulu serta wilayah  Kec Kempas.

Modus pelaku dengan cara membeli rokok dan kebutuhan sembako di warung atau pasar dengan uang palsu 100 ribu, hasil kembalian uang asli disimpan oleh pelaku untuk menabung persiapan pembiayaan persalinan anak pertama dan biaya kebutuhan keluarganya setelah melahirkan.

“Barang bukti yang berhasil diamankan 3 lembar uang palsu pecahan 100 ribuan, 2 bungkus rokok, 1 mesin scaner dan 1 komputer. Pelaku sudah diamankan ke Mapolsek Kempas guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tutupnya./dro

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: