mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
1 Agustus 2021

Triwulan pertama 2021, Polda Riau Ungkap 9 Kasus Karhutla dengan 9 Tsk

Pekanbaru, detikriau.id –  Polda Riau berkomitmen untuk terus melakukan penegakan hukum secara tegas bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan , baik perorangan maupun korporasi.

Di triwulan pertama tahun 2021 ini Polda Riau telah melakukan pengungkapan 9 kasus karhutla dengan luas lahan terbakar 25,75 hektar serta menetapkan 9 orang sebagai tersangka, yakni; 1 kasus karhutla di Kab Meranti dengan Tsk Zul; 3 di Kab Bengkalis dengan Tsk Mis, San, dan Yun; 2 kasus di Dumai dengan Tsk Pet dan FIK; 1 kasus di Kampar dengan Tsk Edo; 1 kasus di Inhil dengan Tsk MAS, dan 1 kasus di Pelalawan dengan Tsk Sur.

Dari kasus ini, Polda Riau telah melakukan pemeriksaan 14 orang saksi serta 7 orang saksi ahli.

Sementara yang masih tahap penyelidikan yakni Kebakaran Hutan dan lahan yang terjadi dikelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai, saat ini dalam proses pemenuhan alat bukti untuk ditingkatkan ketahap Penyidikan.

Menurut Kapolda Riau, Irjen Agung Setia Imam Efendi SH SIK MSI dalam wawancara doorstop oleh awak media pada acara Apel Siaga Pencegahan Karhutla Provinsi Riau Tahun 2021 di lapangan kantor Gubernur Riau Selasa pagi (16/3/2021), motif para tersangka membakar lahan adalah ekonomi, dengan cara terlebih dahulu melakukan pembersihan dengan menebas semak belukar. Setelah ditebas kemudian dibiarkan hingga kering hingga selanjutnya dilakukan pembakaran. Pembakaran dilakukan agar mempercepat proses pembersihan lahan.

“Ada juga dengan  alasan mengambil madu hutan dengan cara membakar sarang lebah dan akhirnya membakar semak/lahan,” ditambahkan Agung

Untuk kasus ini, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni, pasal 108 Jo Pasal 69 Ayat (1) huruf h UU R.I No. 32 Tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar), dan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: