mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f

“sekaligus menagih janji pemerintah Jokowi yang menegaskan akan fokus membangun Indonesia mulai dari daerah perbatasan yang merupakan pintu gerbang dan wajah terluar Indonesia”

Jakarta, detikriau.id – Bupati Meranti H. Muhammad Adil SH, menyadari benar untuk membangun Meranti tak cukup hanya dengan mengandalkan anggaran APBD Kabupaten. Untuk itu Pemkab. Kepulauan Meranti harus berfikir keras mencari dukungan anggaran khususnya dana APBN yang masih mengendap Pusat, agar Meranti mampu menjadi Kabupaten yang Maju, Cerdas dan Bermartabat.

Seperti diketahui, kondisi APBD Kepulauan Meranti yang terus menurun kini berkisar diangka 1.1 Triliun rupiah dinilai tak cukup untuk menggesa pembangunan Kabupaten dalam rangka mengejar ketertinggalan. Apalagi bagi sebuah Kabupaten baru yang masih seumur jagung. Dengan angka kemiskinan tertinggi di Provinsi Riau yang mencapai 26 persen sesuai data terakhir yang dilansir oleh BPS , dan wilayah yang terisolir menjadi tantangan terberat bagi Pemerintah Daerah untuk mensejahterakan masyarakatnya.

Untuk dapat “meraih kue” APBN tersebut, Bupati H.M Adil, didampingi Anggota DPR-RI Dapil Riau Abdul Wahid, dan Sekretaris Daerah Dr. H. Kamsol serta sejumlah Kepala OPD diantarannya Kepala Bappeda Meranti Masdiansyah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Bambang Supriyanto, dan Kabid Bina Marga Fajar Triasmoko mengunjungi Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Jalan TMP Kalibata, Jakarta, Selasa (16/3/2021).  Kunjungi ini sebagai upaya melakukan koordinasi dan loby-loby untuk meraih dana APBN.

Kunjungan Bupati dan rombongan itu sekaligus menagih janji pemerintah Jokowi yang menegaskan akan fokus membangun Indonesia mulai dari daerah perbatasan yang merupakan pintu gerbang dan wajah terluar Indonesia.

Dan sesuai PP No. 13 Tahun 2017 Tentang Tata Ruang Nasional sebagian besar kawasan di Kabupaten Meranti seperti di Pulau Rangsang masuk kedalam kawasan strategis Nasional dan berdasarkan Kepres Tahun 2016 juga termasuk kawasan strategis Nasional tertentu yang harusnya menjadi prioritas pembangunan Nasional.

Dalam kunjungannya di Kementrian tersebut, Bupati H.M Adil dan rombongan disambut langsung oleh Menteri Abdul Halim Iskandar dan Dirjen pengembangan Ekonomi dan Investasi Ir. Harlina Sulistyorini M.Si, dan Dirjen Pembangunan Desa dan Pedesaan.

Disitu dipaparkan beberapa program strategis yang akan dilaksanakan di Kabupaten Meranti sesuai dengan 7 Program Prioritas Bupati dan Wakil Bupati Meranti H.M Adil-H. Asmar, dimana untuk merealisasikannya sangat membutuhkan dukungan dana APBN Pusat.

Tinggalkan Balasan