mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
28 Juli 2021

“Palak” warga untuk pengurusan SKGR, Polisi OTT Sekcam Binawidya Pekanbaru

“PNBP atau Pendapatan Negara Bukan Pajak tidak dikenakan atas pengurusan SKGR yang artinya masyarakat dalam mengurus tidaklah dikenakan pungutan”

“Kombes Pol Andri Sudarmaji: Kami masih memberkas kasus tersangka HS ini termasuk kita akan telusuri aliran dana yang diterimanya. Kita komit dalam memberantas kasus korupsi di wilayah Riau”

Pekanbaru, detikriau.id – Tim Saber Pungli Polda Riau melakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap HS (44), Sekretaris Camat Binawidya Pekanbaru yang sebelumnya merupakan Lurah Sidomulyo Barat kecamatan Tampan di TKP Kantor Camat Binawidya.

Keterangan Irwasda Polda Riau, Kombes Pol Drs M. Syamsul Huda, perkara ini terungkap karena Keberanian Saksi Korban membongkar praktik korupsi yang dilakukan oleh tersangka HS yang merupakan aparat pemerintahan di kantor Camat Bina Widya.

Dalam Konferensi pers di ruang Tribrata lantai lima Gedung Utama Markas Komando Polda Riau jalan Pattimura no 13 Kota Pekanbaru senin sore (15/03/2021), Kombes Pol Drs M. Syamsul Huda didamping Dir Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Andri Sudarmadi dan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.

Dijelaskan Syamsul Huda, kronologi berawal pada bulan desember 2020. Saat itu saksi korban mengurus SKGR di kelurahan sidomulyo barat. Kepadanya, tersangka HS memintakan sejumlah dana.

Selanjutnya di bulan Januari 2021, korban memberikan uang sebesar Rp.500 ribu, namun ditolak dan diminta menyiapkan dana sebesar Rp. 3 juta.

Uang tersebut menurut tsk HS untuk biaya menandatangani SKGR yang sudah di register namun belum ditanda tangani tersangka yang saat itu masih menjabat sebagai Lurah.

Pada tanggal 10 Maret 2021, saksi korban menyerahkan dana tersebut kepada pelaku dan saat itulah dilakukan Operasi Tangkap Tangan dikantor kecamatan Bina Widya Pekan Baru.

Halaman Berikutnya…

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: