mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
2 Agustus 2021

Bersih-bersih Narkotika Irjen Pol Agung, Dalam 22 Hari Polda Riau Tangkap 463 Orang Tersangka

Pekanbaru, detikriau.id –22 hari pelaksanaan “operasi antik”, Polda Riau menangkap 463 orang tersangka penyalahgunaan narkotika dan mengamankan barang bukti 42,19 Kg shabu, 50.236 butir ekstasi, dan 1,12 Kg Ganja. Turut disita uang tunai senilai Rp325 juta, 9 unit kendaraan roda empat, 83 kendaraan roda dua serta 320 pcs telepon selular.

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi, SIK, dalam konperensi pers pengungkapan narkotika dalam Operasi Antik Lancang Kuning 2021 Polda Riau di halaman belakang markas Komando Polda Riau, jalan Pattimura Kota Pekanbaru, Minggu (14/03), keberhasilan mengamankan 42 Kg lebih narkotika jenis shabu tersebut setara dengan penyelamatan 85juta jiwa dari bahaya narkotika.

Agung mengatakan, Riau telah menjadi daerah transit Narkoba. Dia tak ingin hal itu terus terjadi, “Operasi Antik kemaren telah selesai, dan selama Operasi Antik ini Polda Riau telah berhasil menangkap 463 orang, dimana 424 orang diantaranya adalah pria dan 39 wanita,” Ujar Agung yang saat itu didampingi Dir Resnarkoba Kombes Victor, Dansat Brimob Kombes Deddy dan Kabid Humas Kombes Narto dalam keterangan persnya .

Foto: Humas Polda Riau/Ist

Menurut Agung, ratusan tersangka ini rerata adalah kurir, termasuk bandar dan juga ada pengendali.

“Kita bisa liat dari hasil operasi ini ada 44 target operasi dan ke 44 target Itu tercapai semuanya. Kita juga mampu mencapai 444 non target dalam Operasi” ditambahkan Agung.

Agung tegaskan dirinya ingin lebih fokus kepada pengguna narkoba. Pengguna ini menurutnya sebagian daripadanya adalah korban. Bahkan Pemerintah diminta Agung untuk ikut member andil  agar para pengguna tersebut dapat direhabilitasi dengan baik.

“Pemda harus lebih banyak dan harus lebih mampu untuk memberikan berbagai fasilitas agar pengguna dapat direhabilitasi, bisa sembuh dan tidak menjadi bagian dari pengedar,” Harap Agung

Dalam kesempatan itu Agung juga meminta kepada masyarakat untuk tidak berkompromi terhadap narkoba. Dimanapun narkoba ditemukan, harus dimusuhi. Jangan sampai masyarakat permisif terhadap narkoba. Baik dirumah, dilingkungan atau dimanapun.

“Jangan sampai ada pengguna narkoba karena narkoba pasti merugikan kita semua” ujar Agung mengakhiri./dro

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: