Gerindra: Biar yang Kalah di Luar, Menjadi Oposisi
Jakarta – Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Maher Algadri, menyatakan lebih baik pihaknya tetap berada di barisan oposisi. Tetap berstatus oposisi, maka menjadi penyeimbang dalam jalannya pemerintahan sistem demokrasi.
Menurut dia, Prabowo juga dinilai belum perlu untuk bertemu Jokowi. Gerindra juga diharapkan tidak masuk dalam pemerintahan Jokowi lima tahun mendatang.
“Selalu ada check and balance, jadi yang kuasa dikontrol oleh oposisi. Oposisi serius loh, 45 persen tuh bukan kecil. Besar sekali, makanya, ini kan bukan masalah Prabowo atau apa, ini masalah 45 persen itu 70 juta lebih, harus dihargai,” ujarnya
Sejauh ini, kata dia, tak ada tawaran yang mengajak Gerindra bergabung dalam pemerintahan. Dan, Gerindra juga tak meminta hal itu. Jika kabar tersebut beredar dipastikan hanya kabar burung saja dan bukan bersumber dari partai Gerindra secara langsung./VIVA
